Posted by: mitsikuri on: August 20, 2008
Pernahkah hatimu merasakan kekuatan mencintai
Kamu tersenyum meski hatimu terluka karena yakin ia milikmu,
Kamu menangis kala bahagia bersama karena yakin ia cintamu
Cinta melukis bahagia, sedih, sakit hati, cemburu, berduka
Dan hatimu tetap diwarnai mencintai, itulah dalamnya cinta
Pernahkah cinta memerahkan hati membutakan mata
Kepekatannya menutup mata hatimu memabukkanmu sesaat di nirwana
Dan kau tak bisa beralih dipeluk merdunya nyanyian bahagia semu
Padahal sesungguhnya hanya kehampaan yang mengisi sisi gelap hatimu
Itulah cinta karena manusia yang dibutakan nafsunya
Cinta adalah pesan agung Allah pada umat manusia
DitulisNya ketika mencipta makhluk-makhlukNYA di atas Arsy
Cinta dengan ketulusan hati mengalahkan amarah
Menuju kepatuhan pengabdian kepada Allah dan Rasulnya
Dan saat pena cinta Allah mewarnai melukis hatimu,
satu jam bersama serasa satu menit saja
Ketika engkau memiliki cinta yang diajarkan Allah
Kekasih menjadi lentera hati menerangi jalan menuju Illahi
Membawa ketundukan tulus pengabdian kepada Allah dan RasulNya
Namun saat cinta di hatimu dikendalikan dorongan nafsu manusia
Alirannya memekatkan darahmu membutakan mata hati dari kebenaran
Saat kamu merasakan agungnya cinta yang diajarkan Allah
Kekasih menjadi pembuktian pengabdian cinta tulusmu
Memelukmu dalam ibadah menuju samudra kekal kehidupan tanpa batas
Menjadi media amaliyah dan ketundukan tulus pengabdian kepada Allah
Itulah cinta yang melukis hati mewarnai kebahagiaan hakiki
Agungnya kepatuhan cinta Allah bisa ditemukan dikehidupan alam semesta
Seperti thawafnya gugusan bintang, bulan, bumi dan matahari pada sumbunya
Tak sedetikpun bergeser dari porosnya, keharmonisan berujung pada keabadian
Keharmonisan pada keabadian melalui kekasih yang mencintai
Karena Allah adalah kekasih Zat yang abadi
Cintailah kekasihmu setulusnya maka Allah akan mencintaimu
Karena Allah mengajarkan cinta tulus dan agung
Cinta yang mengalahkan Amarah menebarkan keharmonisan
Seperti ikhlas dan tulusnya cinta Rasul mengabdi pada Illahi
Itulah cinta tertinggi menuju kebahagiaan hakiki
Sumber: Allah Mengajarkan Cinta oleh Eko Jalu Santoso, Cibubur – Pebruari
2005.
Dikutip dari : www.dudung.net
Marhaban ya ramadhan……
Bentar lagi ne bulan puasa bu…
dengan ketulusan n keiklasan hati sya brharap moga
maaf ibu selalu ada utk sya……
smoga kita suci dari dosa n diterima amalan kita ya bu.amin.
sorry ya bu kcepatan ngirim nya….
coz bntar lagi sya mau pulang ke kampung halaman trcinta…kangen bu…
maklum bu di kmpung gak da internet…
he…he….
btw ibu pulang gak bulan puasa….!!!
salam uhkuwah islamiyah ya bu…
Thanks atas semua nya….
sama2,saya juga minta maaf,selama ngajar mungkin ada kata2 saya yg salah.
enak ya bisa pulkam,tapi kayaknya bulan puasa saya gak pulang tuch,soalnya dikampus tetap masuk.
Pulangnya mungkin pas mo lebaran aja. Salam ukhuwah juga
Cinta Allah ada dimana2…….
Tanpa Batas Apapun
Ya kan bu…
Smoga bumi ini penuh dgan manusia2 yg haus akan cinta Allah..amin.
yups, amiin.
Cinta Allah kepada hambaNya terlahir dari asma’ dan af’alNya ar-Rahman dan ar-Rahim, makanya kita semua disimpan dalam rahim ibu selama 9 bulan 10 hari sebagai eksistensi diri Allah ke dalam Ibu kandung. Durhakalah wahai manusia yang tidak mengindahkan ortunya, bersegeralah minta ampun dan bertaubat kembali ke jalan TuhanMu ….! mari kita berusaha sebelum ajal menjemput kita.
August 22, 2008 at 12:27
cinta Allah sekalian alam, karena cinta Allah lah setiap detik napas kita.