Makanan dari Bayi

satu lagi tentang makanan dari bayi… sepertinya semakin lama semakin meluas dan jadi trend…
luar biasa kejamnya!

Dari Milis, oleh : angky budianti FK UI
Cerita ini ditulis oleh seorang wartawan di Taiwan sehubungan dengan adanya gosip mengenai makanan penambah kekuatan dan stamina yang dibuat dari sari/kaldu janin manusia.

‘Healthy Soup’ yang dipercaya dapat mendapat stamina dan keperkasaan pria terbuat dari janin bayi manusia berumur 6 – 8

Salah seorang pengusaha pemilik pabrik di daerah Tong Wan, Taiwan mengaku sebagai pengkonsumsi tetap ‘Healthy Soup’.
Sebagai hasilnya, pria berusia 62 tahun menjelaskan khasiat ‘Healthy Soup’ ini mempertahankan kemampuannya untuk dapat berhubungan seks beberapa kali dalam semalam.

Penulis diajak oleh pengusaha tersebut di atas ke salah satu restoran yang menyediakan ‘Healthy Soup’ di kota Fu San –
Canton dan diperkenalkan kepada juru masak restoran tersebut. Kata sandi untuk
‘Healthy Soup’ adalah BAIKUT.

Juru masak restoran menyatakan jenis makanan tersebut tidak mudah didapat karena mereka tidak tersedia ‘ready stock’.

Ditambahkan pula bahwa makanan tersebut harus disajikan secara fresh, bukan frozen.
Tetapi kalau berminat, mereka menyediakan ari-ari bayi (plasenta) yang dipercaya dapat meningkatkan gairah seksual dan juga obat awet muda.

Juru masak restoran tersebut mengatakan jika memang menginginkan Healthy Soup’, dia menganjurkan untuk datang ke
sebuah desa di luar kota dimana ada sepasang suami istri yang istrinya sedang mengandung 8 bulan.

Diceritakan pula bahwa si istri sebelumnya sudah pernah mengandung 2 kali, tetapi kedua anaknya lahir dengan jenis
kelamin perempuan.

Jika kali ini lahir perempuan lagi, maka! ‘Healthy Soup’ dapat didapat dengan waktu dekat.

Cara pembuatan ‘Healthy Soup’, seperti yang diceritakan oleh jurnalis yang meliput kisah ini adalah sebagai berikut:
Janin yang berumur beberapa bulan, ditambah Pachan, Tongseng, Tongkui, Keichi, Jahe, daging ayam dan Baikut,

di tim selama 8 jam, setelah itu dimasak selayaknya memasak sup.

Beberapa hari kemudian seorang sumber menghubungi penulis untuk memberitahukan bahwa di Thaisan ada restoran yang sudah mempunyai stok untuk ‘Healthy Soup’.

Bersama sang pengusaha, penulis dan fotografer pergi ke restoran di Thaisan untuk bertemu dengan juru masak restoran tersebut yang tanpa membuang waktu langsung mengajak rombongan untuk tour ke dapur.

Di atas papan potong tampak janin tak bernyawa itu tidak lebih besar dari seekor kucing.

Sang juru masak menjelaskan bahwa janin tersebut baru berusia 5 bulan, tidak dijelaskan berapa harga belinya, yang pasti itu tergantung besar-kecil, hidup-mati janin tersebut dan sebagainya (Masya Allah!!!).

Kali ini, harga per porsi ‘Healthy Soup’ 3,500 RMB karena stok sedang sulit untuk didapat. Sambil mempersiapkan pesanan kami, dengan terbuka juru masak tersebut menerangkan bahwa janin yang keguguran atau digugurkan, biasanya mati, dapat dibeli hanya dengan beberapa ratus RMB saja, sedang kalau dekat tanggal kelahiran dan masih hidup, bisa semahal 2.000 RMB.

Urusan bayi itu diserahkan ke restoran dalam keadaan hidup atau mati, tidak ada yg mengetahui.

Setelah selesai, ‘Healthy Soup’ disajikan panas di atas meja, penulis dan fotografer tidak bernyali untuk ikut mencicipi, setelah
kunjungan di dapur, sudah kehilangan semua selera makan, maka cepat-cepat meninggalkan mereka dengan alasan tidak enak badan.
Menurut beberapa sumber, janin yang dikonsumsi semua adalah janin bayi perempuan. Apakah ini merupakan akibat kebijaksanaan pemerintah China untuk mewajibkan satu anak dalam satu keluarga yg berlaku sampai
sekarang, atau hanya karena kegemaran orang akan makanan sehat sudah mencapai kondisi yang sangat terkutuk.

Catatan:
Harap teruskan cerita ini kepada setiap orang demi menghindari penyebarluasan kebiasaan yang tak berperikemanusiaan tersebut.
Sebagai manusia beragama dan berpikiran sehat, kita untuk apapun. Bangsa manusia adalah bangsa yang derajatnya paling tinggi dari mahluk di bumi ini, dan tindakan tersebut adalah tindakan yang sesungguhnya bukan berasal dari pemikiran manusia waras.
memilukan hati.

54 thoughts on “Makanan dari Bayi

  1. Masya Allah…
    Hiiii…. tega2nya membunuh janin trus di makan…

    Itulah,aq juga gak habis pikir, apa gak ada lagi makanan lain selain bayi manusia? mungkin orangnya dah pada gila semua

  2. upin says:

    hmmm..
    dasar KANIBAL…
    ga ada makanan laen apa??
    cuma buat muasin nafsu biologis aja, tega bgt mkn janin..
    gmn klo org laen mkn janin dr istri nya??
    iiihhhh…
    lailahailallooohhh…

  3. nienkroem says:

    masya ALLAH ,, sudah tidak berhati kah orang2 yg membunuh lalu memasak bayi yg tak berdosa itu ,,,??
    dimana hati nurani kaLian ,, ??

    bagaimana perasaan kaLian (koki&pegawai restoran) jika anak kaLian dijadikan sup seperti itu ,,??

    apakah hanya karena alasan yg sepele,, kalian semua tega membunuh bayi yg tak berdosa itu ,,??
    justru kaLian Lah yg akan di Laknat ALLAH ..

    tungguLah azab dari ALLAH jika kau tak menghentikan bisnismu ini . *

  4. erosuke says:

    tuh org dah idiot kali y otaknya,
    menciptakan makanan baru koq ky gitu
    GA WARAS!!!
    ga pny perasaan, koq pemerintahnya diem aj c
    ditindak hukum tuh harusnya
    kokinya mata duitan jg kyna, makanya maw masak ky gitu

    GRRR.. KEJAMMMM!!!!!!!!

  5. nesha says:

    lebih sadis dari dukun2 di Indonesia. (dukun indonesia biasanya nyuruh pasiennya makan bayi kalo mo awet muda).
    tapi ini!!!!terang2an dibikin sop, ada restorannya pula!!!!!!!!!!!parah!!!!!!!!!!!! trus gunanya buat kpuasan seks semata!!!damn !!!!!!!!

  6. Nyun says:

    Astaghfirullahal’adzim…
    Bagaimana seandainya??????
    kalo bayi tersebut anak yang bersangkutan?????
    apa tidak terpikirkan olehnya??

  7. ando says:

    ihhh.. orang yang aneh
    kok manusia makan manusia itu kan sama aja kanibalisme, emang udah kagak ada lagi ap yang mau di makan!!!!!
    dunia ini kan kaya,masih banyak yang bisa di jadikan makanan enak!!!,
    mungkin ini juga merupakan tanda2 bumi udah tua, dan mau kiamat!!??

  8. arika says:

    betulbetul betul…..

    yah… coba aja gigit jari sendiri.. tega kah…??
    padahal jarikan udah masuk ke lobang itu trus ngorek ngorek trus di jilat … iiiii…

    yacks…

  9. kanibalisme di era manusia beradab…mungkin itulah kenapa kehidupan ini di namakan siklus…karena kejadian masa lampau selalu akan terulang walau dalam wujud yang berbeda…alias beda casing aja isi tetap sama yaitu kebiadaban…

  10. Terys_johan says:

    waduh……gila….ciiiiiin masa janin dmasak jadi sup c gmana rasanya yaw…..ngliat janinnya ja dahh mual x….menurut saya mereka membuat bisnis tersebut karena mereka adlh orang2 yang tdk memiliki keimanan dan ketakwaan…ya ngk cuy……

  11. Terys poenya johan says:

    kenapa ngk dbrantas ja c ya….orang2 terkutuk itu…..ya jelas nggk mungkin dibrantas lah secara presiden d cina aj mgkn pada merasakan sup janin itu…….ya allah mga aja di indonesia nggk ada tu yang namanya sup janin….kalau sampai ada….wahhhh…..giiiiilaaaa….giiilaaa super gila guys……

  12. fungky says:

    ko manusia mkn manusia ch?
    mgx gk da makanan laen pa?
    tunggu z tar pembalesan dr bayi yg kalian maem.

  13. efi says:

    gak punya otak 2 orang yang tega masak pa lagi yang makan .. gak waras semua .. ya allah bales cmua orang yang nglakuin itu dengan balesan yang setimpal .. –amin–

  14. ester says:

    pa yg msk itu g punya rasa keprimanusiaan ya sampai hati merebus anak yg sudah meninggal
    mukin dosa yg pertama kali dapat resep ini
    sudah 100x libat dari besarnya…….
    w nangis bacanya…..sampai g tega w baca semua…..
    ini harus di musnahkan dri dunia ini……………………….

  15. dwi gisel says:

    tu orang iblis apa manusi.ga papa terusin aja.tapi ingat pintu neraka sudah siap terbuka lebih awal buat orang seperti mereka.

  16. Doni says:

    Enaknya orang yang makan tadi DIKEBIRI aja. dipotong abis burungnya. nah trus burungnya tadi dibikin SOP. pasti uenak rasanya… ya kan… (betul betul betul… ) nah trus orang itu dipaksa makan sop burungnya sendiri. biar tambah PERKASA … kak kak kak …

  17. Panji says:

    ya betul Don, saya setuju…. usulnya bener-bener JITU… biar MANTAP tuh orang ya… makan burungnya sendiri…. wek..

  18. nidya says:

    gillaa benerr….
    stress memang,

    coba anak nya sendiri yang dimakan,pasti ga mau..
    cepet deh Tobat buat yang udah makan…..

  19. talita says:

    Yang masak, yang makan terkutuk ..
    kalo yg liat gambarnya terkutuk juga gak ya ? …

    Gak tega, jadi gak selera makan nih …

    8-(

  20. Aditya Taufani says:

    Astaghfirullah,,liatnya aja udah gak nafsu, apalagi mau dimakan, issshhh..mau jadi apa ya orang tua yang jual tu bayi?? apalagi yang jadi koki,, kali gak ada perasaan lagi yaa??

  21. Thunder says:

    Masa Allah, kok gak orang tua bayi itu sndiri aja ya yang di masak atau sang koky,, dimanakah hati nurani mereka,, apa pikiranya sdh mati, mirip dengan tingkah laku hewan,

  22. Somebody necessarily lend a hand to make seriously posts I would state.
    That is the very first time I frequented your web page and thus
    far? I amazed with the research you made to create this
    particular publish amazing. Wonderful job!

  23. I’m really impressed with your writing skills as well as with the layout on your weblog. Is this a paid theme or did you modify it yourself? Anyway keep up the excellent quality writing, it is rare to see a great blog like this one today.

  24. What’s up everyone, it’s my first pay a visit at this web
    page, and article is really fruitful designed for me, keep up posting these articles or reviews.

  25. It’s appropriate time to make a few plans for the longer term and it is
    time to be happy. I’ve read this publish and if I could I desire to counsel you few fascinating issues or tips.

    Perhaps you could write subsequent articles regarding this article.
    I wish to learn even more issues about it!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s